07/19/2008

Al Qur'an dan Ilmu Pengetahuan

C. Al-Qur'an dan Kebenaran Ilmiah yang Berkaitan dengan Biologi
1. Air Sebagai Komponen Kehidupan Paling Vital
Allah berfirman,
"Dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup".(al-Anbiyaa: 30)
Dalam ilmu biologi, air merupakan unsur paling vital mendasar dan paling vital bagi semua makhluk hidup. Air juga merupakan komponen terpenting bagi sel-sel tubuh. Dalam ilmu kimia, air sangat menentukan setiap reaksi kimiawi yang terjadi di dalam tubuh. Air berperan sebagai medium reaksi, zat dalam reaksi, atau hasil dari reaksi.
Air adalah unsur yang mutlak diperlukan oleh semua makhluk hidup. Tidak peduli jenis atau ukuran tubuhnya, mulai dari makhluk hidup yang paling kecil hingga yang paling besar, dari mulai mikroba yang berukuran mikroskopis sampai ikan paus dan gajah, dua makhluk hidup terbesar di laut dan di darat. Tanpa air yang Allah berikan, tidak akan ada burung-burung, binatang melata, dan tiram yang bersemayam di dasar lautan.
Oleh karena itu, tidak menghirankan jika para astronom yang meneliti tentang kehidupan di planet-planet lain, pertama kali mencari keberadaan air dan oksigen.
Urgensi air yang demikian besar ini disebabkan oleh fungsi-fungsi vitalnya. Misalnya, menjaga keseimbangan temparatur tubuh, pembentukan sel-sel tubuh, pembentukan sel-sel darah, mengatur reaksi-reaksi kimiawi tubuh, dan membantu pencernaan makanan.
Ketika manusia lahir, sekitar 85% dari berat tubuhnya adalah air. Lalu ketika ia tumbuh dewasa, maka kandungan air tersebut menjadi 1/3 komposisi tubuhnya. Dengan kata lain, didalam rongga tubuh manusia sebenarnya terdapat lautan.
Dalam tubuh wanita dewasa, jumlah kandungan air mencapai 65,55%, sedangkan dalam tubuh pria mencapai 75,65%. Perbedaan ini disebabkan lemak yang terdapat dalam tubuh wanita lebih banyak daripada pria. Lemak ini mengandung air yang jumlahnya lebih sedikit dari jumlah air yang terdapat di dalam otot.
Sel-sel tubuh manusia juga tidak akan dapat berfungsi, bertahan hidup, dan berkembang dengan baik tanpa air. Sel-sel ini menerima suplai air dari darah yang 85% koposisinya adalah air.
Pada saat volume air di dalam tubuh berkurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan sel, maka tubuh akan mengirim dua sinyal. Pertama, jika volume air dalam darah berkurang, maka terjadi peningkatan konsentrasi mineral-mineral dalam darah. Tubuh kemudian akan berusaha mendapatkan suplai air dari kelenjar saliva 'kelenjar ludah' yang terdapat dalam mulut. Akibatnya, mulut akan menjadi kering dan timbul keinginan untuk minum. Kedua, darah mengirim sinyal ke otak menginformasikan berkurangnya volume air. Otak akan segara merespon sinyal tersebut dengan memicu keinginan untuk minum.

kali Pertama

Segala hal yang pertama akan selalu terasa Indah, bukan..???